Waspada Makanan Pemicu Usus Buntu

Waspada Makanan Pemicu Usus Buntu

Waspada Makanan Pemicu Usus Buntu

Waspada Makanan Pemicu Usus BuntuPernahkah Anda merasakan nyeri perut mendadak setelah makan? Atau tiba-tiba mual atau bahkan muntah dan mengalami gangguan pencernaan? Hati-hati, bisa jadi itu adalah ciri-ciri usus buntu. Penyebab radang usus buntu adalah penyumbatan pada usus buntu. Kondisi ini dapat terjadi di usia berapapun, namun seringkali terjadi pada usia 10-30 tahun. Meskipun makanan memang tidak benar-benar menjadi penyebabnya, namun ada beberapa makanan tertentu yang dapat memperburuk masalah usus buntu. Simak beberapa makanan penyebab usus buntu berikut ini.

  • Makanan Pedas

Makanan pedas dapat menyebabkan kondisi yang dapat membuat Anda merasa tidak nyaman dan mungkin menyerupai gejala awal penyakit usus buntu. Makan makanan pedas seperti cabai, paprika pedas, atau sambal dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Gangguan pencernaan ini dapat menyebabkan rasa sakit parah di daerah antara tulang dada dan pusar, disertai dengan mual. Rasa sakit dapat menjadi sangat tidak nyaman, yang mungkin sulit dibedakan dengan gejala usus buntu. Jika Anda menduga bahwa itu adalah kondisi usus buntu, maka carilah bantuan medis segera.

  • Makanan Rendah Serat

Meningkatnya konsumsi makanan cepat saji, yang tinggi akan karbohidrat dan rendah serat dapat meningkatkan resiko radang usus buntu. Dalam sebuah penelitian terhadap hampir dua ribu orang anak di Yunani, ditekankan bahwa anak-anak dengan radang usus buntu memiliki asupan serat yang lebih rendah dibandingkan dengan anak-anak yang tidak memilikinya. Dalam studi kasus lainnya yang dilakukan di Amerika Serikat, ditemukan bahwa anak-anak yang memiliki persentase asupan serat lebih dari 50% memiliki resiko 30% lebih rendah terkena radang usus buntu dibandingkan dengan anak yang jarang makan serat. Selain itu, konsumsi gula dan makanan manis yang besar dapat menyebabkan sembelit dan meningkatkan pemaparan infeksi, yang pada akhirnya menjadi penyebab penyakit usus buntu.

  • Daging

Sistiserkosis (penyakit yang disebabkan oleh cacing pita pada babi) dan taeniasis (penyakit akibat cacing pita dari sapi dan babi) terus menjadi masalah kesehatan utama di negara-negara berkembang. Manusia adalah satu-satunya makhluk yang bisa terinfeksi akibat mengonsumsi telur dari spesies taenia (cacing pita) pada daging (terutama daging babi dan sapi).


shares