Metode Ilmiah dalam Geologi

Ilmuwan dan peneliti kami telah berkontribusi pada peningkatan pengetahuan. Uraian tentang pengetahuan disebut dengan sains. Penafsiran pengetahuan adalah filsafat. Penelitian dimaksudkan untuk kemajuan pengetahuan kita.

Ada beberapa masalah di berbagai bidang. Misalnya, ada beberapa penjelasan yang diberikan oleh berbagai ilmuwan tentang asal usul alam semesta. Hubble dapat menjelaskan perluasan alam semesta melalui hukum populernya, yang dikenal sebagai hukum Hubble. Menurutnya, alam semesta telah mengembang dan usianya sekitar 13 miliar tahun. Dia menghitung usia alam semesta dengan menggunakan persamaannya sendiri, yang menyatakan bahwa kecepatan resesi galaksi dari planet bumi berbanding lurus dengan jarak dari bumi. Tetapi menurut beberapa ilmuwan lain, usia alam semesta lebih dari 13 miliar tahun dan sekitar 15 miliar tahun. Dengan demikian ada kontroversi tentang usia serta ekspansi atau kontraksi alam semesta!.

Metode ilmiah memang melibatkan lima langkah. Identifikasi masalah atau pertanyaan adalah langkah pertama. Misalnya, seseorang dapat mengajukan pertanyaan seperti asal mula magma di daerah kerak bumi. Wilayah kerak tidak mengandung suhu yang diperlukan untuk asal magma!. Langkah kedua adalah pengumpulan data atau tes laboratorium atau pengukuran atau eksperimen. Berdasarkan pemeriksaan laboratorium, penjelasan atau hipotesis dapat dilakukan. Suhu yang diperlukan untuk pembentukan magma di wilayah kerak adalah karena pergerakan lempeng dan juga zona subduksi, menurut beberapa penjelasan. Namun masih terus dilakukan penelitian di beberapa negara di dunia untuk menjelaskan fenomena tersebut.

Dengan demikian hipotesis atau penjelasannya akan diuji. Mereka bisa ditolak atau diterima. Jika ditolak, penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan. Jika penjelasan diterima, itu akan menjadi teori. Teori tektonik lempeng adalah contoh dari hipotesis atau penjelasan yang diterima. Teori hipotesis nebula adalah contoh lain. Teori-teori yang diterima akan diuji lebih lanjut dan jika diterima akan menjadi hukum. Hukum gravitasi, hukum gerak, hukum termodinamika, dll adalah contoh untuk teori yang diterima.

Para ilmuwan juga bisa menjelaskan variasi warna fosil spesies yang sama di lokasi yang berbeda. Pengumpulan sampel dan pemanasan di laboratorium bisa menjadi jawaban. Jika fosil terkubur selama jutaan tahun, warnanya akan berubah karena perubahan kondisi suhu dan tekanan!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *